CHAT Via WhatsApp
Biaya Bangun Rumah Borongan di Pekalongan

Dilihat : 172 kali

MANDIRI DAK KERATON

Melayani konstruksi profesional di bidang konstruksi bangunan, renovasi, dak keraton, pengecatan dan lain sebagainya.

Didukung dengan tenaga ahli dan kami siap melayani berbagai kebutuhan konstruksi Anda. Konsultasikan segera.

DAK KERATON KLATEN

Kegunaan Dak Keraton (Ceiling Brick):

1. Bobotnya bertambah enteng ( sekitar 130-150 kg/ m2) dibandingkan sama beton ( sekitar 288 kg/ m2) . Ini lantaran Ceiling Brick memiliki ruang didalamnya dan bahan pembentuknya yaitu tanah liat. Bobot yang enteng ini menyebabkan beban tata yang didukung oleh kolom bisa irit. Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, Manfaat Jenis yang ringan akan memperkecil tenaga gempa yang diterima oleh tekstur konstruksi.

2. Ekonomis dibandingkan sama beton. Dak beton dibentuk dari pasir, batu pecah dan semen selepas itu diberi tulangan baja. Apabila mengaplikasikan ceiling brick, maka penggunaan beton sanggup dihemat hingga 60% . Ini karena pengecoran beton hanya dilakukan pada lapisan diatas ceiling brick ( setebal 1-3cm) dan celah antara satu keraton menggunakan keraton lainnya. Tulangan baja yang dunakannya pun juga bertambah sedikit karena memanfaatkan sistem tulangan searah.

3. Cepat Andaikan menggunakan beton, plat/ dak lantai harus diberi bekisting untuk menahan cetakan.

biaya bangun rumah borongan di pekalongan

Amankah Dak Keraton?

Dak Keraton yakni salah satu metoda untuk meningkat lantai rumah dengan mengadopsi teknologi Eropa, menggunakan metoda ini proses pembangunan menjadi lebih ekonomis, makin aman, efisien tanpa bekisting,tanpa mengurangi kekuatan untuk menahan beban yang berada diatasnya. Metoda pemasangan Dak Keraton mendapat penghargaan sebagai metoda yang lebih ekonomis, efisien, kuat dan makin aman.

Kekuatan Dak Ceiling Brick ( Keramik Komposit Beton) sudah diuji laboratorium yang mendapat hasil bahwa Ceiling Brick akan melendut pada muatan diatas 500 kg/ m2. Hasil ini sesuai sama loading Test-II No LB/ BPPU/ 001-12/ IX/ 9906.09.99 Berat yang enteng (sekitar 180 -225 kg/m2) dibedakan menggunakan beton (sekitar 240 kg/m2), ini berkat Dak Keraton memiliki rongga didalamnya dan bahan penyusunannya ialah tanah liat. Walaupun Bobotnya enteng, hal ini tidak berpengaruh pada kualitasnya yang sejajar oleh kualitas beton K 175 yang mempunyai tegangan ijin maksimum sebesar 55 kg/cm2.

Dak Keraton vs Gempa

KETAHANAN TERHADAP GEMPA

berat  gempa  merupakan  salah  satu  muatan  yang  harus  diperhitungkan dalam perencanaan tata gedung, terutama untuk daerah rawan gempa. Pada perencanaan sebuah konstruksi berat gempa dihitung berdasarkan anlisis bobot statik ekuivalen, sesuai menggunakan Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk gedung Gedung  (SPKGUSBG-2002).

Faktor yang menjadi tolak ukur akan bobot nominal gempa diantaranya merupakan sebagai berikut :

1. Faktor respon gempa

2. Faktor keutamaan konstruksi

3. Faktor reduksi gempa

4. Berat total gedung

menggunakan tidak mengurangi fungsi dari wujud utama pada gedung tingkat atau lantai lebih dari satu yangman faktor utamanya ialah sama Kolom Kuat Balok Lemah yaitu mencari alternatif pelat dak sebagi pengganti plat beton yangmana kita sudah kita ketahui bersama bahwasanya beratnya yang berat yakni mencari alternatif konstruksi pelat lantai menggunakan muatan yang enteng.

dengan Kualitas mati yang sangat enteng DAKA KERATON sebagai alternatif pengganti pelat lantai beton sangat mengakomodir syarat konstruksi tahan gempa seperti yang dituliskan pada Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk konstruksi Gedung  (SPKGUSBG-2002), yaitu tentang Berat Total bangunan, sama mengganti material pelat lantai beton menggunakan berat ( 288 Kg/m2 ) dibanding sama DAK KERATON (130-150 Kg/m2 )

Pelat lantai beton Konvensional ( 288 Kg/m2 )

DAK KERATON (130-150 Kg/m2 )

dengan kata lain DAK KERATON sangat mengakomodir desain gedung Tahan Gempa, disebabkan berat mati nya ringan sehingga bisa mengurangi faktor reduksi terhadap gempa

Kelebihan Dak Keraton

Ringan

Karena dak keraton memiliki rongga sehingga bobot nya lebih ringan hanya 180-225kg/m2.sedangkan dak beton 288kg/m2 dengan ketebalan 12 cm karena ringan maka struktur dibawahnya untuk materialnya bisa lebih dihemat.

Lebih Cepat dan Ekonomis

Karena dak keraton merupakan blok-blok keramik yang sudah jadi sedangkan beton digunakan hanya sebagai penutup, sehingga tidak perlu menunggu proses pengeringan beton yang lama. Dak keraton hanya membutuhkan waktu 7 hari hingga penyanggah bisa dilepas, sedangkan cor beton konvensional membutuhkan waktu sedikitnya kurang lebih 21 hari sampai bekisting bisa dilepas.

Lebih Tahan Gempa

Bangunan dengan dak keraton relatif lebih tahan terhadap daya gempa. Dalam rumus Newton F=m.a. jadi jika massa bangunan berkurang maka gaya gempa yang terjadi akibat percepatan gempa juga berkurang.

Berfungsi sebagai Peredam Suara dan Panas

Fungsi rongga dalam dak keraton juga besar manfaatnya untuk meredam panas maupun suara dari dalam bangunan. Hal ini tentu saja akan semakin menjadikan ruangan dalam rumah yang dibangun dengan dak keraton lebih sejuk dan lebih nyaman.

Bisa sebagai Elemen Estetika

Keunggulan terakhir ini tidak kalah pentingnya bila dibandingkan dengan keunggulan lainnya adalah sisi estetika nya. Dak keraton yang diekspos cukup di poles saja dapat memberikan sentuhan manis pada disain tata ruangan anda dapat kembali menghemat budget renovasi rumah karena anda dapat mengurangi biaya pembelian semen mau pun cat.

Tag :

DAK KERATON (130-150 Kg/m2 )

oleh kata lain DAK KERATON sangat mengakomodir desain bangunan Tahan Gempa, disebabkan berat mati nya ringan sehingga bisa mengurangi faktor reduksi terhadap gempa

Kelebihan Dak Keraton

Ringan

Karena dak keraton memiliki rongga sehingga bobot nya lebih ringan hanya 180-225kg/m2.sedangkan dak beton 288kg/m2 dengan ketebalan 12 cm karena ringan maka struktur dibawahnya untuk materialnya bisa lebih dihemat.

Lebih Cepat dan Ekonomis

Karena dak keraton merupakan blok-blok keramik yang sudah jadi sedangkan beton digunakan hanya sebagai penutup, sehingga tidak perlu menunggu proses pengeringan beton yang lama. Dak keraton hanya membutuhkan waktu 7 hari hingga penyanggah bisa dilepas, sedangkan cor beton konvensional membutuhkan waktu sedikitnya kurang lebih 21 hari sampai bekisting bisa dilepas.

Lebih Tahan Gempa

Bangunan dengan dak keraton relatif lebih tahan terhadap daya gempa. Dalam rumus Newton F=m.a. jadi jika massa bangunan berkurang maka gaya gempa yang terjadi akibat percepatan gempa juga berkurang.

Berfungsi sebagai Peredam Suara dan Panas

Fungsi rongga dalam dak keraton juga besar manfaatnya untuk meredam panas maupun suara dari dalam bangunan. Hal ini tentu saja akan semakin menjadikan ruangan dalam rumah yang dibangun dengan dak keraton lebih sejuk dan lebih nyaman.

Bisa sebagai Elemen Estetika

Keunggulan terakhir ini tidak kalah pentingnya bila dibandingkan dengan keunggulan lainnya adalah sisi estetika nya. Dak keraton yang diekspos cukup di poles saja dapat memberikan sentuhan manis pada disain tata ruangan anda dapat kembali menghemat budget renovasi rumah karena anda dapat mengurangi biaya pembelian semen mau pun cat.